Sunday, June 29, 2008

When Love Came Visit

sometimes
have you ever felt
you are in loving moods
so abundant
everything you see
you loved
that is when…
Love comes visit
Love makes your heart
wide open
make you feel so big
make you feel so light
when Love comes visit
you know it’s nothing new
like an old friend
you knew it so well
when it resides in the heart
for Love is our true nature
today Love came visit me
touched me
embraced me
but when Love left me
I’m back to me
of memory.

Friday, June 27, 2008

A Lesson

once an old friend came visits
knowing from someone
I can entertain his mind
proudly declared
he is disciple
of the one who receive
divine inspiration
I spill few pearls
only to receive
heretic
as a title
why learn
if you just want
to be accepted
by people.

Never Lost

someone said to me
he is seeking God
my answer to him
you cannot find Him
it is an impossibility!
not that He is so great
and you are so small
but…
you simply cannot find
something
that never lost
…your Being-ness
can you ever deny it?

Saturday, June 21, 2008

Renungan Tajam

jika kau lihat orang berjalan
kenapa kau tak kata
baju dan seluar yang berjalan?

kerna kau maklum dan ketahui
baju dan seluar itu mati.

jika pula kau lihat anak telanjang berjalan
kenapa kau tak kata
kulit yang berjalan?

kerna kau tahu kulit hanya lapisan
siapa pula yang buat anak berjalan?
ini jawab ku...................
secantik manapun cawan
arak juga yang memabukkan.

Wednesday, June 18, 2008

Doa

sebagaimana suara keluar dari dalam
begitu juga huruf timbul dari dakwat terpendam

dengan suara dan huruf kita berkata
dengan suara dan huruf kita meminta

kepada siapa hendak ku berkata
kepada siapa hendak ku meminta

lihatlah pada anting-anting, cincin dan gelang
bukankah hanya rupa dan nama
apakah semua perhiasan itu
kalau bukan emas semata

untuk apa mengangkat tangan
kalau hati penuh dengan ingatan

apa perlu lagi pada ucapan
kalau hati sentiasa rindukan kebaikan

doa itu bahasa hati
tiada huruf, tidak berbunyi.

aku lupa doa yang pernah ku hafal
sejak aku temui doa yang kebal

Tuesday, June 17, 2008

Pandangan 10 Sen Ku

I

Pada penyaksian
ada pengajaran.

Si penyaksi,
penyaksian,
yang disaksikan.

Ketiga-tiga itu satu,
tiada perceraian.

Jika kau lihat jarimu,
jari itu
tidak bercerai dengan mu.

Cuba kau lihat bukit
yang jauh sebatu,
bukit juga
tidak bercerai dengan mu.

Apa maknanya jarak?
Apa maknanya ruang?

Semua dalam mu
semua dalam Aku.

Akulah si penyaksi
selama-mana ada penyaksian.

Aku bukanlah yang disaksikan
selama-mana ada penyaksian.


II

Kalau kau cari Aku
cari dalam mu.

Jangan pergi ke mana-mana.
Jangan berjalan ke tempat lain.

Ramai berkata
orang yang mengenal Aku
…sesat.

Ketahuilah…
Anda hanya akan sesat
kalau anda berjalan.

Emas sudah ditangan mu
apa jua yang kau cari dari pintu ke pintu?


III

Aku mu itu
kukuh dan terang
sekukuh gunung
seterang siang
tidak mungkin dapat diruntuh
tidak mungkin dapat dipadam
walau dengan apapun.

Lihatlah dirimu
dapatkah kau nafi dirimu?


IV

Tinggal lagi…

Hanya perlu betulkan
tempat letak.

My favourite Hafiz's poem

My Sweet, Crushed Angel
--------------------------
You have not danced so badly, my dear,
Trying to hold hands with the Beautiful One.
You have waltzed with great style,
My sweet, crushed angel,
To have ever neared God's heart at all.
Our Partner is notoriously difficult to follow,
And even His best musicians are not always easy
To hear.
So what if the music has stopped for a while.
So what
If the price of admission to the Divine
Is out of reach tonight.
So what, my dear,
If you do not have the ante to gamble for Real Love.
The mind and the body are famous
For holding the heart ransom,
But Hafiz knows the Beloved's eternal habits.
Have patience,
For He will not be able to resist your longing
For Long.
You have not danced so badly, my dear,
Trying to kiss the Beautiful One.
You have actually waltzed with tremendous style,
O my sweet,
O my sweet crushed angel.
by Hafiz Shirazi

Monday, June 16, 2008

In A Second

years of searching
years of yearning
comes to an end
in a second

when the Word is spoken
so lucid

when the Light is seen
so vivid

in a second
mountains of doubt…
crushed into powder
like flipping a piece of paper

The Wonders Of All

to be alone
is to be with yourself
why fear yourself
why close the door
don’t give up your loneliness
so quickly
let it cut deeper and deeper
let layers after layers
of your imposed self-conditioning
falls off
until your mind suffocates
until I and You have no meaning
soon…
I will come and rescue You

O The Wondrous
how I wonder…
the simplest is the hardest
the nearest is the farthest

Arak Dalam Piala

biar ku reguk…
arak dalam piala
kerna itu saja cara yang ku tahu
kerna itu saja cara yang ada
secantik mana pun jua bentuk piala
arak jua yang ku mahu
arak jua yang ku cari
arak jua yang memabukkan aku…

Friday, June 13, 2008

Always In My Mind

Sun rise
it’s morning!
Wake up and still yawning
in a few moment…there’s you.

Get out of bed
freshen up…to face the day
the thought of you lingers…never sway.

A day’s work starts
meeting people, dealing with things
though I’m so keen
there is always you in between.

Time pass by, minute by minute
but my heart, there is you
in it.

A day’s work done
now is the time for the needy
in the midst of it
there is still you, surely.

The sun has long set
there is a feeling of regret
my heart is kinda sad
seeing you, I couldn’t get.

As energy fades
I crawl into the bed
just before I sleep
there is you again…your face creeps.

Tomorrow will surely come
the cycle will surely repeats
just like people in a cue…
thinking you, missing you
wanting to see you.

O you
I can’t stop my heart to rhyme
because you’re always in my mind.

Thursday, June 12, 2008

Tetamu

Semua agama didunia,
Setiap kebudayaan bangsa,
Mengajar kita menyambut tetamu,
Menghormati dan melayani.

Ada tetamu yang diundang,
Tak kurang tetamu yang tidak diundang.

Ada yang kita suka kehadirannya,
Begitu juga yang tidak kita suka.

Tahukah anda tetamu yang tiada henti menjengah kita?

Bagaimana kita menyambutnya?

Setiap kejadian didepan mata,
Setiap suasana yang mencetus rasa,
Bagaimana kita menghadapinya?
Tidakkah terasa ia datang bertamu?

Kita marah, kita suka, kita sedih, kita gembira,
Kenapa ada rasa yang berbeda,
Kenapa ada tindakan yang tidak sekata,
Kenapa ada berpura-pura.

Kalau anda ahli agama,
Kalau anda budayawan bangsa,
Kenapa ada tetamu yang tidak diterima?

Renungkanlah,
Pengajaran berharga,
Perumpamaan orang-orang dahulu,
Seni dalam melayani tetamu.

Tetamu datang dan pergi,
Apa kesan dihati………….

IT

when we feel close together
when we feel attracted to each other
when the remembrance comes again and again.

don’t name IT
don’t define IT
it limits IT
just feel IT

if you can….
be IT.

Tuesday, June 10, 2008

Diam

Aku keluar lagi dari diriKu
ditarik oleh peristiwa yang berlaku
tertarik oleh keindahan yang membisu

Aku keluar lagi dari diriKu
oleh tanggungjawab
oleh sesuatu tanpa sebab

Aku keluar lagi dari diriKu
melayani rasa rindu
terasa menusuk kalbu

kenapa sukar
untuk sejenak….diam

tanpa rasa, tanpa kata

seketika….
ketika cahaya menyata
dari Qabqausain ke Fuad

seketika….
tatkala hilang semesta
diselimuti putih
ketika nyawa ku sangka melayang
dikejut oleh tangisan dibelakang.

kenapa sukar
untuk sejenak….diam.

If Only I Could Just Be

Wanting makes me suffer,
for what I want is transient …impermanent.

The roots of wanting is always for happiness,
yet I find it like a cycle, so vicious.

Wanting pleasure, fulfilling desire,
Shunning pain, afraid of fear.

They say the Self is complete,
for it is the reflection of the Almighty,
but desire and fear,
makes me lost it,
I feel so incomplete.

O Self…so near,
I can’t see.

O Self…the ultimate happiness,
I’m blinded by nearness,

If only I could just Be,
but to Be…
is not easy.

The Perceiver and The Perceived

The mind is there….for aid,
to the worldly activities.

The breath is there….life,
without it, the limbs are of no use.

The feelings…. is there too,
desire and fear….so familiar.

The body is there….so close,
so inviting,
I take it to be my abode.
Yet….
forgetting,
I take it to be me.

Step aside and see….

The mind….I can perceive,
The feelings….I can perceive,
The breath….I can perceive,
The body….all along with me.

If I can perceive all these….
can it be me?

I am the perceiver of what I perceived,
the very act of perceiving shows….
I cannot be what I perceived.

Seperti Kulit Bawang

Seperti kulit bawang,
lapisan demi lapisan dikupas,
dimanakah rasanya?

Rasa itulah bawang,
tanpa rasa,
apalah gunanya bawang.

Seperti kulit dibadan,
didalamnya darah, daging, urat, rawan,
tapi dimanakah hidupnya badan.

Nafas keluar masuk,
jantung berdenyut,
kita hidup.

Kita tahu,
kita ada kuasa,
kita merasa.

Kita melihat,
matakah yang melihat?

Kita mendengar,
telingakah yang mendengar?

Kita berkata-kata,
lidah dan bibirkah yang berkata-kata?

Pada dirimu,
siapakah yang berkata ‘aku’?

Ku lihat tubuh mayat,
kaku tidak bergerak,
dinamakan orang,
kematian.

Ku lihat diriku sendiri,
tiada beda,
zahirnya sama.

Apa yang ada padaku,
yang tiada padanya?
Aku bernyawa,
nyawa telah tinggalkannya.

Orang berkata, dia telah meninggal dunia.

Siapakah yang telah meninggalkan dunia?

Bukankah ia terbaring kaku disitu?

Kenapa ia tak berkata ‘aku’?

Siapa sebenarnya yang tiada disitu?

Kata Nabi,
ziarahilah orang mati,
supaya mengambil pengajaran.

Sungguh benar kata Nabi akhir zaman,
kini ku tahu aku bukan badan…………………..

Sumpahan Adam dan Hawa

Dikatakan………..dijadikan Hawa dari rusuk Adam,

Bukan dari kepala,
untuk dijunjungi,
bukan dari kaki,
untuk dijadikan pengalas.

Tapi dekat dengan lengan,
untuk dilindungi,
dekat dengan hati,
untuk dicintai.

Aku tertarik pada Hawa,
pada suara dan gurauan.
…………….asmara dana.

Aku tertarik pada Hawa,
pada kelembutan sentuhan.
…………….asmara tantra,

Aku tertarik pada Hawa,
pada rasa kenikmatan.
……………asmara sanggama.

Godaan yang mengasyikkan,
kemanisan yang sukar dilepaskan.

Meskipun kasih sayang tanpa nafsu,
aku tetap terbelenggu.

Tersentak……….

Kalau aku ini Adam,
bukankah Hawa pun aku jua?

Kerna menganggap aku lelaki,
aku terus terpenjara lagi………..
 
<bgsound src='http://arechain80.googlepages.com/Letto-RuangRindu.mp3'></bgsound>