Seperti kulit bawang,
lapisan demi lapisan dikupas,
dimanakah rasanya?
Rasa itulah bawang,
tanpa rasa,
apalah gunanya bawang.
Seperti kulit dibadan,
didalamnya darah, daging, urat, rawan,
tapi dimanakah hidupnya badan.
Nafas keluar masuk,
jantung berdenyut,
kita hidup.
Kita tahu,
kita ada kuasa,
kita merasa.
Kita melihat,
matakah yang melihat?
Kita mendengar,
telingakah yang mendengar?
Kita berkata-kata,
lidah dan bibirkah yang berkata-kata?
Pada dirimu,
siapakah yang berkata ‘aku’?
Ku lihat tubuh mayat,
kaku tidak bergerak,
dinamakan orang,
kematian.
Ku lihat diriku sendiri,
tiada beda,
zahirnya sama.
Apa yang ada padaku,
yang tiada padanya?
Aku bernyawa,
nyawa telah tinggalkannya.
Orang berkata, dia telah meninggal dunia.
Siapakah yang telah meninggalkan dunia?
Bukankah ia terbaring kaku disitu?
Kenapa ia tak berkata ‘aku’?
Siapa sebenarnya yang tiada disitu?
Kata Nabi,
ziarahilah orang mati,
supaya mengambil pengajaran.
Sungguh benar kata Nabi akhir zaman,
kini ku tahu aku bukan badan…………………..
Tuesday, June 10, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment